Minggu, 04 Agustus 2013

BOSTER FM 1970

Sebagian besar lilitan pada booster ini merupakan koil berinti udara dengan diameter 6 mm, dan diameter kawat 0.8 mm. Pada basis C1970 dihubungkan ke ground melalui sebuah RFC pabrikan sebesar 47 uH. Wujudnya bisa yang menyerupai resistor atau berupa pentol. Ada baiknya pada kaki yang terhubung ke ground diselipkan sebuah ferit bead kecil.
Untuk RFC (RF choke) yang menghantarkan arus dari supply 12 volt saya buat sendiri dari kawat 0.1 mm digulung penuh pada resistor 100 ohm. Gulungan kawat tersebut terhubung secara paralel dengan resistor yang menjadi wadah gulungannya. Jadi ujung-ujung kawan harus terlebih dulu dikerik sebelum disolder pada kaki-kaki resistor tersebut.

Koil yang terhubung pada kaki kolektor, yang akan membawa sinyal RF keluar dari C1970 -merupakan koil yang terpenting pada rancangan booster 1 watt ini. Dari beberapakali percobaan saya mendapati bahwa untuk range frekwensi broadcast, transistor C1970 akan menghasilkan daya terbaiknya jika koil output tersebut terdiri atas 7 lilitan yang dibuat renggang seperti tampak pada foto berikut ini. Pada saat membuat koil tersebut tidak mengapa jika dibuat rapat. Namun pada saat tuning nantinya coba perhatikan daya output nya ketika koil tersebut sedikit demi sedikit di renggangkan.

Tiga koil 5 lilitan beserta kapasitor-kapasitor disekitarnya merupakan Low Pass Filter (LPF) yang berfungsi untuk meredam sinyal harmonik sebelum sinyal out dihubungkan dengan antena. Kapasitor sebesar 56 pF pada sirkuit LPF ini bisa diganti dengan 2 kapasitor sebesar 27 pF yang diparalel.

Booster C1970 dirakit secara Manhattan Style, pada PCB polos yang "diukir" dengan pengebor PCB. Sebagai pendingin transistor saya gunakan sirip pendingin bekas prosesor komputer yang dibelah menjadi dua (hanya dipakai setengahnya).